Kamis, 30 Maret 2017

Goes To Ambon.

Selama hampir 24 tahun hidup, seumur-umur saya baru pergi ke Indonesia bagian Timur cuma ke 2 tempat ; yang pertama ke Makassar, hampir 6 tahun yang lalu, dan yang terakhir ke Balikpapan hampir 4 tahun yang lalu. 3 tahun lalu, ayah saya berkesempatan terlebih dahulu buat pergi ke Ambon. Nggak terlalu lama waktu itu, tapi beliau punya kesan mendalam tentang kota yang dikepung lautan ini. "Ambon itu nggak terlalu besar, kak. Tapi kotanya di kelilingin sama laut. Uh..lautnya bening banget. Kalau kamu kesana pasti seneng banget..." waktu ayah bilang begitu, saya cuma berharap ; semoga kelak saya dapat pekerjaan yang mengharuskan saya travelling kemana-mana, bisa colongan dikit-dikit buat explore kota itu.

Doa saya terjawab 3 tahun kemudian, dimana posisi saya sudah tidak bekerja di kantor lama, tetapi masih diperbantukan untuk tenaga ahli. 1 minggu yang lalu, saya diberi tahu dadakan banget, h-1 sebelum berangkat ! bayangin aja belum prepare apa-apa, sedangkan dapat pesawatnya pesawat pagi. Kebetulan, kantor lama saya dapat job buat rekruitmen di Ambon. akhirnya dengan prepare yang seadanya (yang jelas lebih banyak bawa baju kerja daripada baju main, ya), saya berangkat juga ke Ambon.

Untung saja, pihak perusahaan Ambon & rekan-rekan kantor masih bisa diajak kompromi. Jadi, setiap selesai job, sorenya kami explore kota Ambon. Pihak perusahaannya cukup komunikatif, memberikan kami referensi tempat-tempat mana yang harus kami kunjungi selama ke Ambon. Kebanyakan kami disuguhkan oleh makanan seafood. Dari tempat makan biasa, sampai tempat makan di tepi laut yang..Subhanallah kerennya !! baru hari Minggu, kami eksplor beberapa Pantai yang bisa diakses di kota Ambon. Bayangkan aja, pantai di dalam kota aja udah bagus banget, apalagi pantai-pantai di pulau sekitarnya seperti di Pulau Seram (yang katanya bagus banget, tapi sayangnya waktu kami terbatas). Dan here i am, di tempat yang bener-bener kerennya nggak terduga. Ini beberapa gambar yang berhasil saya abadikan dengan menggunakan kamera HP seadanya.

Pemandangan dari jembatan Merah-Putih, jembatan penghubung kota Ambon berlainan sisi. Masih pemandangan di sekitar jembatan aja udah gini banget kerennya..

Salah satu sudut Pantai Pintu Kota

Pantai Natsepa di kala senja. Pantai yang dikenal dengan rujak buahnya yang sip banget

Pantai Santai. Bener-bener santai sih disini

Pantai Santai

Salah satu sudut pantai Namalatu, yang sayang foto pantainya masih belum kepindah dari HP :(

Pantai Santai


Pantai Liang, iconnya Ambon.
Sekiranya, mungkin itu bisa jadi referensi, sih. Nggak perlu jauh-jauh keluar Negeri, Indonesia masih bagus banget kook :).

Minggu, 19 Maret 2017

#BukuKataAyah #KataAyahProject

Hi, it's been 2 years banget rasanya nggak nulis panjang lebar di blogspot sejak lulus kuliah. sejak selesai wisuda, 2 minggu kemudian aku nyiapin persiapan mau kerja dan sepanjang tahun 2016 kemarin, hidup nggak jauh-jauh dari kerjaan, rutinitas berangkat pagi pulang malam, kadang diisi weekend dengan kerja, dan berakhir akhir tahun 2016 kemarin, aku mengakhiri itu semua.

Sebenernya, jadi freelance alias jobseeker atau istilah kasarnya pengangguran ada enak nggak enaknya. enaknya nggak terikat sama jam kantor yang kadang menyiksa, bisa eksplor apa sih yang sebenernya kita inginkan dalam kehidupan kita. Terkadang walaupun kita udah bekerja, hal tersebut bertentangan dengan hati nurani kita. nggak enaknya......ya siap-siap diomelin, siap-siap ditanyain 'kok nggak kerja-kerja sih' atau 'kamu sih kemarin pake resign nggak mikir segala' . udah kenyaaaaang digituin.

beberapa hari yang lalu, tiba-tiba direct message instagramku kedatangan pesan (yaiyalah, masa kedatangan tamu) dari @bukukataayah . disitu aku dikasih tahu kalo ternyata postingan di IGku beberapa bulan lalu (udah lupa kapan saking udah lamanya) terpilih buat diterbitin di novel Buku Kata Ayah. Jelas aku jingkrak-jingkrak seneng bukan main (agak alay sebenernya). Yang aku ingat dari postingan itu adalah aku bikinnya pas istirahat kantor, soalnya nothing to do mau ngapain dan bahkan udah lupa aku ternyata bikin itu. Buatnya ya ala kadarnya, inget-inget ayah dulu pernah ngomong apa aja ke aku. banyak sebenernya, beliau ngomong paling banyak emang masalah pendidikan, soalnya Beliau bilang, aku boleh nikah kalau sudah lulus S2 (agak lama kayaknya pffft).

Terus aku ceritain ini ke ayahku. Beliau agak kaget sekaligus seneng sih sebenernya. Terus aku tanya ke beliau. "Ini non-profit loh, nggak ada bayarannya. Nggak apa-apa ?"
Dan Ayah bilang gini. "kak, kebahagiaan itu bukan melulu uang. bukan melulu kamu digaji setinggi langit. Kebahagiaan itu ketika karyamu diapresiasi. ketika karyamu bisa menginspirasi orang banyak". Soalnya, sejak aku keluar kerja, beliau agak-agak rewel kalo aku dapat panggilan kerja dan baru kali ini beliau bilang gini dan rasanya langsung 'nyes',

kalau hal kecil kayak gini, boleh nggak sih aku punya keinginan (lagi) untuk jadi penulis ?

well, ini sih penampakan bukunya sementara. Monggo mungkin kalau mau pesen, klik aja IGnya

Minggu, 06 September 2015

move.

hari jumat lalu, aku mendadak sibuk di pagi hari. gara-gara beberapa hari belakangan ayah mindahin barang-barang dari rumah lama ke rumah Petemon (rumah eyang). Akhirnya aku sama eyang kudu milah-milah barang yang masih layak pakai sama barang yang udah waktunya dibuang atau bisa dikasih sama orang.
 udah 5 tahun berlalu sejak aku pindah rumah.

waktu dulu pindahan, tepatnya seminggu setelah mama meninggal, aku cuma ikut sekali atau dua kali beberes. sisanya eyang sama budhe yang beresin rumah lama. dulu awal habis mama meninggal dan aku harus masuk rumah lagi, aku cuma bisa nangis. diem. 17 tahun tinggal di rumah itu dan setiap sudut ruangan mengingatkan sama mama dan sekarang orang yang setiap harinya dilihat di rumah itu, udah ninggalin dunia ini. lihat barang-barang mama aja udah nggak sanggup.akhirnya waktu itu aku cuma bilang "udah bu (eyang), barang mama kasihin orang aja. aku nggak butuh."
dan 5 tahun kemudian, hari jumat kemarin. aku dihadapkan sama kenangan-kenangan dari rumah lama. ternyata banyaaaak banget yang di pack sama eyang. satu-satu dikeluarin dan perlahan-lahan kenangan lama muncul.
"lho kak, ada keyboard kecilmu ini.."
"ini piring keramiknya mama ibu juga ada satu setel"
"ini dibuang aja kak, udah jelek..."
"lhoalah catetannya mama masih ada juga ternyata..."
dan masih banyak lagi percakapan lain ketika kita ngeluarin barang satu-satu dari kardus.

ternyata, aku 'nggak pernah pindah' dari luka.
ngeliat barang gitu aja. cuma barang padahal, sudah sedih sendiri dalam hati. masih sering keinget mama. keinget mama did something with that stuff .
lima tahun nggak cukup ternyata menyembuhkan luka kehilangan.
dan kenyataanya lima tahun ini aku cuma berusaha berlari, dan kenyataanya cuma lari di tempat.

katanya aku harus menghadapi luka.
tapi kalau hingga hari ini aku hanya bisa menghindar, aku harus apa ?

Senin, 11 Mei 2015

"...people moving all the time".

beginilah, ketika tiap lagu selalu terasosiasikan oleh salah satu aspek kehidupanku. selalu teringat sesuatu hal ketika aku mendengarkan lagu itu.
sore ini, playlist di i-tunes ku keputer lagu lamanya Coldplay yang Strawberry Swing. kalo nggak salah itu termasuk albumnya Viva La Vida. dan tiap dengerin lagu ini, selalu inget sama seseorang yang suka sama lagu ini dan waktu itu nyuruh aku download lagu ini.

5 tahun lalu, temenku sekelas jaman SMA ngenalin aku sama temennya yang pas itu baru-baru aja graduate dari sekolahnya di Singapore, dan balik Indonesia dan lagi nyari kuliah. sebut aja namanya banu (asli, ini jauh dari nama aslinya :)) peace :p). waktu itu, yahoo messenger masih jadi applikasi yang paling hebring selain BBM, dimana pas itu aku belum pake BBM :p. pas itu temenku bilang gini.
  "dil, kon tak kenalno koncoku yo..lanang...bule..kon lak jomblo se"
  "he. ? yo gapopo se mayan nambah konco..."
akhirnya sejak percakapan itu, dua hari kemudian si temennya temenku ini ngechat aku.
  "hai ini temennya si ini yaa ?" pertama kali dia ngechat aku gitu. kupikir emang sungguhan bule, ternyata enggak. dia temen SDnya si temenku itu, dan kalo nggak salah pas kelulusan dia pindah ke Singapore sampe lulus SMA. dan akhirnya sejak itu, kita jadi rutin chat-chat an, sempet tuker-tukeran facebook dan dia...ganteng !! huahaha *tetepaja* *dasarcewek*. nggak sedikitpun terbesit perasaan suka sama dia. kalo ngakuin ganteng mah, ya emang ganteng. dia ini semacam temen di kala buntu. waktu dulu lagi sering nungguin mama pas sakit, dia selalu ada dan selalu ngechat ala-ala joke ke aku. atau nggak, dia cerita tentang pengalamannya di Singapore, atau cerita tentang temen-temen SDnya dulu. se simpel itu, sih.
someday, ceritanya aku baru isi kuota internet :)). biasanya aku suka download-download lagu. pas itu aku lagi buntu, bingung pengen download lagu apa. dan ketepatan aku lagi si chat sama si banu ini. akhirnya aku tanya ke dia.
   "nu, lagu yang enak buat di download apa ya ?"
   "hmmm..." itu chat pertamanya. "coba download aja strawberry swing lagunya coldplay..aku lagi suka sama lagu itu.." akhirnya, aku download lagu itu dan emang lagunya enak banget.

people moving all the time 
inside a perfectly straight line 

sebulan sebelum mama meninggal, aku sempet lost kontak sama dia. bener-bener riweh ngurus mama, ngurus keberangkatannya mama ke solo, sampe akhirnya mama meninggal, setelah 7 harinya mama aku iseng ol YM karena udah lama banget nggak ol, dan dia ol, langsung nyapa aku.
   "hei..apa kabar ? kok nggak pernah nongol..."
   "iya, mamaku baru meninggal..ini baru seleasi riweh-riweh nya hehe..."
   "turut berduka cita...kenapa kamu nggak bilang..blablabla..." 
dan pas itu karena aku sudah pake BB, tukeran pin lah kita berdua. sempet beberapa kali chat an, dan dia akhirnya masuk Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Surabaya. setelah itu, kita nggak kontakan lagi sampai hari ini, gegara ternyata dia udah punya pacar waktu itu :p
sampe hari ini kita nggak pernah ketemu lho :)) padahal pas itu sempet ada rencana mau ketemuan bareng sama temenku itu. bener-bener sampe hari ini udah lost kontak, bahkan mungkin dia udah lupa sama aku. padahal anaknya asik. ya namanya hidup, ada yang datang dan ada yang pergi. terima kasih pernah jadi temen baik di kala buntu. terima kasih juga buat strawberry swingnya :)

Minggu, 26 April 2015

dear future husband.....

2 minggu yang lalu, aku dapat question di ask.fm tentang 'dear future husband'
ini sih jawabanku .bisa dilihat sendiri di ask.fm
tapi itu sebenernya nggak lengkap sih. aku mau jawab lagi ah disini dengan bahasa yang lebih baik ;

dear future husband, 

hallo mas, 
siapapun kamu, entah nanti sepantaran, lebih tua, ataupun lebih muda, aku akan tetap memanggilmu 'mas'. mengapa ? karena aku menghormatimu sebagai suami, partner dan terlebih imamku di dunia dan akhirat.
hallo mas,
pasti kaget ya ketika mas tahu aku adalah jodohmu. orang yang selama 24/7 akan kamu lihat ketika terbangun serta akan tidur kembali. iya, aku tahu aku tak sempurna. tidak cantik. tetapi untukmu, aku akan selalu memperbaiki diri mulai detik ini, hingga nanti kita bertemu. 

hallo mas,
hanya satu permintaanku kelak ketika kita sudah berumah tangga ; jangan melarang aku bekerja. mengapa ? hanya ayahku yang akan menjawab pertanyaan ini, nanti. ketika mas memintaku untuk mendampingi hidupmu kelak. ayah akan menjelaskan secara rinci mengapa aku harus bekerja. 

hallo mas,
bersabarlah ketika kamu menghadapiku. kamu akan menemuiku tiba-tiba menangis, itu karena aku merindukan mama. kamu tak perlu berbuat apa-apa. cukup kamu menyediakan pundakmu dan kemudian memelukku. kemudian aku akan baik-baik saja.
atau kamu menemukanku terdiam tetapi raut wajahku rasanya ingin marah. lebih baik, jauhi aku ketika itu. aku tidak ingin melampiaskan kemarahanku kepada orang lain. tidak perlu bertanya basa-basi. cukup menghindar saja. dan nanti, setelah aku baik-baik saja, aku akan menghampirimu dan memelukmu sambil mengatakan, "aku tidak apa-apa".

aku tipe orang yang manut kok mas. bisa tanyakan kepada orang tua ataupun teman-teman.
aku tipe orang yang suka bersosialisasi, dan tidak akan segan menceritkan tentang teman-temanku kepadamu, mas. tidak akan ada rahasia. oleh karena itu, jangan melarangku bergaul ya, mas ? tenang saja. aku tahu batasan waktu, kok. atau kalau mau, nanti aku akan mengajak mas bergabung bersama teman-temanku :)
aku juga tidak keberatan ketika mas ingin berkumpul dengan teman-temannya. silahkan saja :). bukankah terkadang kita ingin punya quality time dengan teman-teman kita ?
aku tidak akan keberatan ketika mas melarangku untuk ini-itu, asalkan larangan itu beralasan kuat.

oh iya mas, aku tidak pandai memasak hehe. tapi tenang saja mas, akan aku pastikan kepada orang tuamu,  gizimu tercukupi dengan masakanku. 
aku juga terkadang sedikit merepotkanmu, dengan memintamu memberi kabar ketika kamu bepergian. bukan aku cemburu atau tidak percaya, bukan. aku hanya memastikan kamu baik-baik saja dalam melakukan kegiatanmu. tidak kurang apapun.
aku juga tipe orang yang suka memberikan kejutan. jadi, siapkan jantung mas ya. hehehe... *candamascanda*

oh ya, mas kelak ketika kita punya anak, kita harus bekerja sama memberikan pendidikan yang terbaik untuk mereka, terutama Agama. Kamu tak keberatan kan mas ketika waktu pulang bekerja kita menyisihkan waktu istirahat kita barang 1-2 jam untuk bertemu dengan anak-anak kita, menanyakan PR mereka, atau kalau tidak mengajari mereka mengaji ?
atau kalau tidak, minimal sholat Subuh dan Isya kita membuat perjanjian untuk sholat berjamaah di rumah. Agar sejak dini anak-anak kita paham bahwa Agama dan Ilmu Pengetahuan berjalan selaras :).

sepertinya itu saja mas, permintaanku kepadamu.
semoga kita segera dipertemukan ya, mas.
kemudian segera membicarakan cita-cita kita bersama.
Amin Ya Rabbal Alamin :)

#kemudianbaper #pengencepetnikah #apakabarskripsi :))) :p