Senin, 26 Juni 2017

Lebaran.

Waktu malam takbiran kemarin, aku di kamar berdua sama ayah. karena kebetulan sama-sama tepar. Terus, tiba-tiba aku nyeletuk. "Ini Lebaran ke 7 tanpa mama ya, yah..."
  "Lah kenapa kak ? ya memang sudah 7 tahun kak...Kakak kangen ?"
 "Begitulah..." jawabku sekenaknya. Sambil ngusep air mata. Ternyata sampai hari ini, aku masih nggak bisa nerima kalau mama sudah nggak ada.

***
Setiap Lebaran datang, aku selalu flashback ke Lebaran terakhir sama Mama. Kadang berandai-andai, kalau aku tahu itu lebaran terakhir sama beliau, mungkin aku nggak bakalan sia-siain waktu. Masih teringat jelas di benakku, mama seneng banget pas kita jalan-jalan ke argo wisata. Minta difotoin dengan berbagai gaya. Atau nggak pas pergi ke BNS malam-malam itu, heboh banget anaknya disuruh foto di depan lampion eifell.katanya biar suatu saat kesampaian ke eifell beneran. Masih inget juga pas perjalanan pulang, mama nyetir bilang. "Maaf ya kak, mama cuma bisa ngajak kalian kesini.." padahal mama nggak tahu, aku sudah seneng nggak ketulungan waktu itu.

Masih inget juga pagi-pagi setelah sholat ied, mama heboh nyiapin opor buat kita makan, dilanjut sungkeman. Ada banyak wejangan waktu Lebaran 7 tahun lalu yang ia berikan, salah satunya adalah aku harus kuat apapun keadaannya.

aku nggak tahu bisa dikatakan berhasil apa enggak untuk 'kuat apapun keadaannya'. sampai hari ini aku masih bertanya-tanya, apakah aku sudah seperti yang dibilang mama, sementara aku pun semakin bingung mana yang harusnya ku percaya. mana yang seharusnya dijadikan tumpuan ketika aku merasa 'oleng'. tetapi kembali lagi, hanya kita-lah yang bisa jadi tumpuan diri sendiri. dan 7 tahun setelah itu, omongan mama terbukti satu per-satu. dan semakin membuatku berpikir mama was right in many ways.

Dan momen Lebaran kemarin, ketika kami harus sungkem sama eyang, ada waktu dimana eyang cukup lama memeluk erat. berharap aku terus bahagia meskipun mama sudah pergi, berharap ada seseorang yang cukup memahami dan mengerti aku untuk terus membimbingku ke jalan yang benar.

semoga mama selalu tahu, aku terus berusaha untuk berbahagia.

Tidak ada komentar: