Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Desember 2019

.

terkadang, apa yang kita lakukan kepada orang lain belum tentu berbalas sama
maka dari itu, aku belajar untuk tidak berharap banyak orang lain akan berbalas sama, karena berkali-kali seperti itu, pada akhirnya aku sakit sendiri

dan hari ini, kembali terulang lagi
menggantungkan orang lain sebagai sandaran hati yang kita harap bisa bersabar mendengarkan keluhan hati kita yang mungkin hanya itu-itu saja, ternyata justru akan membunuh kita sendiri
membuat orang itu jengah dan lelah

pada akhirnya aku menyadari,
mungkin yang selama ini membuatku ditinggal adalah selalu mengeluh
karena orang lain selalu mengharapkan aku menjadi kuat.
dan mungkin karena aku memang tercipta untuk menjadi pendengar yang baik, bukan menjadi orang yang harus didengarkan.

maaf, jika keluhku membuat lelah harimu.

Minggu, 29 September 2019

perkara keikhlasan.

semalam ngobrol sama ayah tentang keikhlasan. tentang bagaimana aku jengkel setengah mati ada orang yang nggak bisa menghargai ayah, padahal ayah dulu termasuk orang yang ada waktu yang bersangkutan kesusahan. termasuk orang yang membuat yang bersangkutan berhasil seperti sekarang. tapi, ayah cuma jawab selow ke aku :

"dulu ya dulu kak. hari ini ya hari ini. kalau mau ngungkit yang dulu-dulu, yang kamu tahu masih sebagian kecil...makanya kalau kita memberi ke orang itu nggak usah diinget...biar buat ladang pahalamu nanti..."

hari ini aku ngalamin apa yang dirasakan ayah bertahun yang lalu. untuk kesekian kalinya. Akhirnya cuma bisa disenyumin sambil inget kata-katanya ayah.

"belajar ikhlas itu sulit, kak..tapi dengan ikhlas, hatimu pasti tenang. semangat ya nak..."


Rabu, 11 September 2019

Berbeda.

Tuhan menciptakan manusia dengan keberaneka ragaman rupa dan laku. Tapi hal tersebut bukanlah suatu penghalang untuk saling memahami, melainkan pembelajaran untuk memahami dunia dari perspektif lain.

Semalam, setelah 1 tahun lebih kukira aku telah mengenal pasanganku secara mendalam, ternyata belum. Banyak perbedaan yang sebenarnya mencolok, namun aku tak menyadarinya.

Pasanganku, akhir-akhir ini  gemar sekali membuat podcast, namun baru ini diperdengarkannya kepadaku. ulasannya cukup menarik, dan tanpa sadar aku cukup terhanyut dengan tema yang ia bawakan.
Dari situ, aku menyadari bahwa ternyata kami individu yang sebenarnya bertolak belakang. Ia gemar bercerita dengan kata-kata, sedangkan aku gemar bercerita dengan tulisan. Ketika bertemu dengan orang, ia jauh lebih pandai mengolah kata, sedangkan aku amat canggung ketika harus menemui orang baru. Ia orang yang teratur dan sistematis, sedangkan aku cenderung let it flow. Dia jauh lebih ekspresif dalam mengungkapkan perasaanya, sedangkan aku hanya pada saat tertentu cukup ekspresif dalam mengungkapkan rasa.

Dulu, perbedaan adalah hal yang tabu. Bagiku, perbedaan adalah awal mula dari sebuah masalah dalam hubungan. Yang aku pikir, jika berbeda harus mengikuti salah satu agar sejalan. Nyatanya cara itu, tetap membuat hubungan-hubunganku terdahulu bubar jalan. Dengan dia, aku menemukan perspektif baru dengan arti perbedaan ; bahwa perbedaan itu bukan untuk di rubah, namun untuk di hargai dan dimengerti, karena pada dasarnya, manusia tidak akan pernah berubah kecuali atas kehendak sendiri.

Suatu saat aku pernah curhat dengan salah satu temanku. "Bayangin aja aku sama dia beda banget...secara logika bisa nggak sih ini worth it buat dijalanin ? apa yang menjamin kita masih bisa berjalan beriringan dengan segala perbedaan ini ?"

"Yang bisa membuatmu berjalan beriringan adalah doamu dan rasa saling menghargai...Sebuah hubungan tidak akan bisa berjalan tanpa adanya rasa saling menghargai".

Dari situ, aku memahami pentingnya saling menghargai. Karena ternyata, rasa sayang saja tidak cukup. Karena ketika 1000 alasanmu mencintai dia telah hilang, maka yang tersisa adalah kehampaan.

Terima kasih, telah banyak membawa perubahan dalam hidupku, meskipun kita cukup bertolak belakang.

Minggu, 19 Maret 2017

#BukuKataAyah #KataAyahProject

Hi, it's been 2 years banget rasanya nggak nulis panjang lebar di blogspot sejak lulus kuliah. sejak selesai wisuda, 2 minggu kemudian aku nyiapin persiapan mau kerja dan sepanjang tahun 2016 kemarin, hidup nggak jauh-jauh dari kerjaan, rutinitas berangkat pagi pulang malam, kadang diisi weekend dengan kerja, dan berakhir akhir tahun 2016 kemarin, aku mengakhiri itu semua.

Sebenernya, jadi freelance alias jobseeker atau istilah kasarnya pengangguran ada enak nggak enaknya. enaknya nggak terikat sama jam kantor yang kadang menyiksa, bisa eksplor apa sih yang sebenernya kita inginkan dalam kehidupan kita. Terkadang walaupun kita udah bekerja, hal tersebut bertentangan dengan hati nurani kita. nggak enaknya......ya siap-siap diomelin, siap-siap ditanyain 'kok nggak kerja-kerja sih' atau 'kamu sih kemarin pake resign nggak mikir segala' . udah kenyaaaaang digituin.

beberapa hari yang lalu, tiba-tiba direct message instagramku kedatangan pesan (yaiyalah, masa kedatangan tamu) dari @bukukataayah . disitu aku dikasih tahu kalo ternyata postingan di IGku beberapa bulan lalu (udah lupa kapan saking udah lamanya) terpilih buat diterbitin di novel Buku Kata Ayah. Jelas aku jingkrak-jingkrak seneng bukan main (agak alay sebenernya). Yang aku ingat dari postingan itu adalah aku bikinnya pas istirahat kantor, soalnya nothing to do mau ngapain dan bahkan udah lupa aku ternyata bikin itu. Buatnya ya ala kadarnya, inget-inget ayah dulu pernah ngomong apa aja ke aku. banyak sebenernya, beliau ngomong paling banyak emang masalah pendidikan, soalnya Beliau bilang, aku boleh nikah kalau sudah lulus S2 (agak lama kayaknya pffft).

Terus aku ceritain ini ke ayahku. Beliau agak kaget sekaligus seneng sih sebenernya. Terus aku tanya ke beliau. "Ini non-profit loh, nggak ada bayarannya. Nggak apa-apa ?"
Dan Ayah bilang gini. "kak, kebahagiaan itu bukan melulu uang. bukan melulu kamu digaji setinggi langit. Kebahagiaan itu ketika karyamu diapresiasi. ketika karyamu bisa menginspirasi orang banyak". Soalnya, sejak aku keluar kerja, beliau agak-agak rewel kalo aku dapat panggilan kerja dan baru kali ini beliau bilang gini dan rasanya langsung 'nyes',

kalau hal kecil kayak gini, boleh nggak sih aku punya keinginan (lagi) untuk jadi penulis ?

well, ini sih penampakan bukunya sementara. Monggo mungkin kalau mau pesen, klik aja IGnya

Minggu, 06 September 2015

move.

hari jumat lalu, aku mendadak sibuk di pagi hari. gara-gara beberapa hari belakangan ayah mindahin barang-barang dari rumah lama ke rumah Petemon (rumah eyang). Akhirnya aku sama eyang kudu milah-milah barang yang masih layak pakai sama barang yang udah waktunya dibuang atau bisa dikasih sama orang.
 udah 5 tahun berlalu sejak aku pindah rumah.

waktu dulu pindahan, tepatnya seminggu setelah mama meninggal, aku cuma ikut sekali atau dua kali beberes. sisanya eyang sama budhe yang beresin rumah lama. dulu awal habis mama meninggal dan aku harus masuk rumah lagi, aku cuma bisa nangis. diem. 17 tahun tinggal di rumah itu dan setiap sudut ruangan mengingatkan sama mama dan sekarang orang yang setiap harinya dilihat di rumah itu, udah ninggalin dunia ini. lihat barang-barang mama aja udah nggak sanggup.akhirnya waktu itu aku cuma bilang "udah bu (eyang), barang mama kasihin orang aja. aku nggak butuh."
dan 5 tahun kemudian, hari jumat kemarin. aku dihadapkan sama kenangan-kenangan dari rumah lama. ternyata banyaaaak banget yang di pack sama eyang. satu-satu dikeluarin dan perlahan-lahan kenangan lama muncul.
"lho kak, ada keyboard kecilmu ini.."
"ini piring keramiknya mama ibu juga ada satu setel"
"ini dibuang aja kak, udah jelek..."
"lhoalah catetannya mama masih ada juga ternyata..."
dan masih banyak lagi percakapan lain ketika kita ngeluarin barang satu-satu dari kardus.

ternyata, aku 'nggak pernah pindah' dari luka.
ngeliat barang gitu aja. cuma barang padahal, sudah sedih sendiri dalam hati. masih sering keinget mama. keinget mama did something with that stuff .
lima tahun nggak cukup ternyata menyembuhkan luka kehilangan.
dan kenyataanya lima tahun ini aku cuma berusaha berlari, dan kenyataanya cuma lari di tempat.

katanya aku harus menghadapi luka.
tapi kalau hingga hari ini aku hanya bisa menghindar, aku harus apa ?

Senin, 11 Mei 2015

"...people moving all the time".

beginilah, ketika tiap lagu selalu terasosiasikan oleh salah satu aspek kehidupanku. selalu teringat sesuatu hal ketika aku mendengarkan lagu itu.
sore ini, playlist di i-tunes ku keputer lagu lamanya Coldplay yang Strawberry Swing. kalo nggak salah itu termasuk albumnya Viva La Vida. dan tiap dengerin lagu ini, selalu inget sama seseorang yang suka sama lagu ini dan waktu itu nyuruh aku download lagu ini.

5 tahun lalu, temenku sekelas jaman SMA ngenalin aku sama temennya yang pas itu baru-baru aja graduate dari sekolahnya di Singapore, dan balik Indonesia dan lagi nyari kuliah. sebut aja namanya banu (asli, ini jauh dari nama aslinya :)) peace :p). waktu itu, yahoo messenger masih jadi applikasi yang paling hebring selain BBM, dimana pas itu aku belum pake BBM :p. pas itu temenku bilang gini.
  "dil, kon tak kenalno koncoku yo..lanang...bule..kon lak jomblo se"
  "he. ? yo gapopo se mayan nambah konco..."
akhirnya sejak percakapan itu, dua hari kemudian si temennya temenku ini ngechat aku.
  "hai ini temennya si ini yaa ?" pertama kali dia ngechat aku gitu. kupikir emang sungguhan bule, ternyata enggak. dia temen SDnya si temenku itu, dan kalo nggak salah pas kelulusan dia pindah ke Singapore sampe lulus SMA. dan akhirnya sejak itu, kita jadi rutin chat-chat an, sempet tuker-tukeran facebook dan dia...ganteng !! huahaha *tetepaja* *dasarcewek*. nggak sedikitpun terbesit perasaan suka sama dia. kalo ngakuin ganteng mah, ya emang ganteng. dia ini semacam temen di kala buntu. waktu dulu lagi sering nungguin mama pas sakit, dia selalu ada dan selalu ngechat ala-ala joke ke aku. atau nggak, dia cerita tentang pengalamannya di Singapore, atau cerita tentang temen-temen SDnya dulu. se simpel itu, sih.
someday, ceritanya aku baru isi kuota internet :)). biasanya aku suka download-download lagu. pas itu aku lagi buntu, bingung pengen download lagu apa. dan ketepatan aku lagi si chat sama si banu ini. akhirnya aku tanya ke dia.
   "nu, lagu yang enak buat di download apa ya ?"
   "hmmm..." itu chat pertamanya. "coba download aja strawberry swing lagunya coldplay..aku lagi suka sama lagu itu.." akhirnya, aku download lagu itu dan emang lagunya enak banget.

people moving all the time 
inside a perfectly straight line 

sebulan sebelum mama meninggal, aku sempet lost kontak sama dia. bener-bener riweh ngurus mama, ngurus keberangkatannya mama ke solo, sampe akhirnya mama meninggal, setelah 7 harinya mama aku iseng ol YM karena udah lama banget nggak ol, dan dia ol, langsung nyapa aku.
   "hei..apa kabar ? kok nggak pernah nongol..."
   "iya, mamaku baru meninggal..ini baru seleasi riweh-riweh nya hehe..."
   "turut berduka cita...kenapa kamu nggak bilang..blablabla..." 
dan pas itu karena aku sudah pake BB, tukeran pin lah kita berdua. sempet beberapa kali chat an, dan dia akhirnya masuk Fakultas Kedokteran di salah satu universitas di Surabaya. setelah itu, kita nggak kontakan lagi sampai hari ini, gegara ternyata dia udah punya pacar waktu itu :p
sampe hari ini kita nggak pernah ketemu lho :)) padahal pas itu sempet ada rencana mau ketemuan bareng sama temenku itu. bener-bener sampe hari ini udah lost kontak, bahkan mungkin dia udah lupa sama aku. padahal anaknya asik. ya namanya hidup, ada yang datang dan ada yang pergi. terima kasih pernah jadi temen baik di kala buntu. terima kasih juga buat strawberry swingnya :)

Minggu, 26 April 2015

dear future husband.....

2 minggu yang lalu, aku dapat question di ask.fm tentang 'dear future husband'
ini sih jawabanku .bisa dilihat sendiri di ask.fm
tapi itu sebenernya nggak lengkap sih. aku mau jawab lagi ah disini dengan bahasa yang lebih baik ;

dear future husband, 

hallo mas, 
siapapun kamu, entah nanti sepantaran, lebih tua, ataupun lebih muda, aku akan tetap memanggilmu 'mas'. mengapa ? karena aku menghormatimu sebagai suami, partner dan terlebih imamku di dunia dan akhirat.
hallo mas,
pasti kaget ya ketika mas tahu aku adalah jodohmu. orang yang selama 24/7 akan kamu lihat ketika terbangun serta akan tidur kembali. iya, aku tahu aku tak sempurna. tidak cantik. tetapi untukmu, aku akan selalu memperbaiki diri mulai detik ini, hingga nanti kita bertemu. 

hallo mas,
hanya satu permintaanku kelak ketika kita sudah berumah tangga ; jangan melarang aku bekerja. mengapa ? hanya ayahku yang akan menjawab pertanyaan ini, nanti. ketika mas memintaku untuk mendampingi hidupmu kelak. ayah akan menjelaskan secara rinci mengapa aku harus bekerja. 

hallo mas,
bersabarlah ketika kamu menghadapiku. kamu akan menemuiku tiba-tiba menangis, itu karena aku merindukan mama. kamu tak perlu berbuat apa-apa. cukup kamu menyediakan pundakmu dan kemudian memelukku. kemudian aku akan baik-baik saja.
atau kamu menemukanku terdiam tetapi raut wajahku rasanya ingin marah. lebih baik, jauhi aku ketika itu. aku tidak ingin melampiaskan kemarahanku kepada orang lain. tidak perlu bertanya basa-basi. cukup menghindar saja. dan nanti, setelah aku baik-baik saja, aku akan menghampirimu dan memelukmu sambil mengatakan, "aku tidak apa-apa".

aku tipe orang yang manut kok mas. bisa tanyakan kepada orang tua ataupun teman-teman.
aku tipe orang yang suka bersosialisasi, dan tidak akan segan menceritkan tentang teman-temanku kepadamu, mas. tidak akan ada rahasia. oleh karena itu, jangan melarangku bergaul ya, mas ? tenang saja. aku tahu batasan waktu, kok. atau kalau mau, nanti aku akan mengajak mas bergabung bersama teman-temanku :)
aku juga tidak keberatan ketika mas ingin berkumpul dengan teman-temannya. silahkan saja :). bukankah terkadang kita ingin punya quality time dengan teman-teman kita ?
aku tidak akan keberatan ketika mas melarangku untuk ini-itu, asalkan larangan itu beralasan kuat.

oh iya mas, aku tidak pandai memasak hehe. tapi tenang saja mas, akan aku pastikan kepada orang tuamu,  gizimu tercukupi dengan masakanku. 
aku juga terkadang sedikit merepotkanmu, dengan memintamu memberi kabar ketika kamu bepergian. bukan aku cemburu atau tidak percaya, bukan. aku hanya memastikan kamu baik-baik saja dalam melakukan kegiatanmu. tidak kurang apapun.
aku juga tipe orang yang suka memberikan kejutan. jadi, siapkan jantung mas ya. hehehe... *candamascanda*

oh ya, mas kelak ketika kita punya anak, kita harus bekerja sama memberikan pendidikan yang terbaik untuk mereka, terutama Agama. Kamu tak keberatan kan mas ketika waktu pulang bekerja kita menyisihkan waktu istirahat kita barang 1-2 jam untuk bertemu dengan anak-anak kita, menanyakan PR mereka, atau kalau tidak mengajari mereka mengaji ?
atau kalau tidak, minimal sholat Subuh dan Isya kita membuat perjanjian untuk sholat berjamaah di rumah. Agar sejak dini anak-anak kita paham bahwa Agama dan Ilmu Pengetahuan berjalan selaras :).

sepertinya itu saja mas, permintaanku kepadamu.
semoga kita segera dipertemukan ya, mas.
kemudian segera membicarakan cita-cita kita bersama.
Amin Ya Rabbal Alamin :)

#kemudianbaper #pengencepetnikah #apakabarskripsi :))) :p

Sabtu, 11 April 2015

musim hujan hampir saja berakhir,
dan itu membuatku tersadar akan sesuatu ; tidak sesuatu yang kekal abadi kecuali janjiNya.
seperti kehadiranmu yang tidak kekal
seperti kehadiranmu yang selalu mengingatkanku dengan musim hujan.
kenangan-kenangan yang banyak kita lewatkan saat hujan turun.
ya, aku tahu kamu telah lama pergi. lama sekali.
tetapi ketika hujan turun, aku merasa kamu selalu ada di dekatku
selalu seperti itu
terima kasih selalu memberi kekuatan, walau hanya sebatas mengenang.
terima kasih telah memberi kenangan indah di cerita kita, walaupun ada beberapa bagian yang menyakitkan.
tetapi kamu tetap yang terbaik
sampai kapanpun
sampai bertemu lagi, hujan :)

-2009-

Sabtu, 04 April 2015

2015 ; page 94/365

hari ini, aku belajar sesuatu.
ketika kita punya keyakinan akan sesuatu, dan kita terus berdoa,meyakini dan berusaha meraihnya, semuanya akan indah pada waktunya.
walau saat ini usaha untuk mendapatkannya hanya sebetas masih berusaha menyelesaikan bangku perkuliahan meraih gelar S.Psi.

dan datanglah hari ini, di saat aku dan doni lagi buntu nyari bakso tadi, dia menawarkan bergabung dalam project nya yang ternyata sama dengan cita-citaku setelah lulus dari Psikologi ini
and how excited i am. semacam Allah dengerin keinginanku dalam doa selama ini.
bahagia, banget.
tapi aku tahu, ini masih permulaan. dimana semuanya masih benar-benar dari 0. benar-benar usaha doni, dan aku yang tergabung dalam team nya.
masih panjang jalan di depan, 
tapi yang jelas, aku optimis apa yang menjadi niat baiknya doni ini bisa terlaksana dengan baik dan bisa mendapatkan animo dari teman-teman sekalian.
jadi buat kalian yang mau tau project nya apa, tunggu aja beberapa bulan lagi, hehe.

oke, stop dulu ngomongin projectnya.
entah, aku masih ngerasa seneng aja hari ini. dapat amanah se-keren ini
dan lagi-lagi aku percaya, doa orang tua itu selalu terkabul
ini bagian dari doa-doa mama selama ini yang nggak pernah bisa mendampingi aku setelah beliau nggak ada di dunia ini.
bagian dari doa-doa ayah yang paling tahu kegiatan anaknya selama ini
tanpa mereka, aku juga nggak bisa seperti ini
terima kasih, ayah mama.

Jumat, 03 April 2015

2015 ; page 93/365

#nowplaying endah & rhesa - untuk dikenang


ada waktu ketika kamu berada dalam kesendirianmu, kamu kembali mengingat apa yang sudah terlewati beberapa tahun ini. mengingat mengapa hal tersebut akhirnya berubah menjadi kenangan, padahal seharusnya kamu yakin kamu bisa mempertahankannya.
tapi nyatanya, hari ini kamu hidup hanya dengan kenangannya, hidup dengan bayang-bayangnya yang semakin hari semakin jauh untuk kamu jangkau.
lalu, semakin jauh kamu merenung, kamu mulai teringat awal pertama kamu memulai
dan lagi-lagi semakin kamu jauh ke belakang, kamu semakin menyalahkan dirimu sendiri
mengapa kamu tidak mati-matian bertahan untuknya
kenapa kamu tidak berjuang lebih keras lagi
kenapa kamu tidak pernah berontak keras untuk merebutnya kembali ke pelukanmu
dan kamu hanya mampu menunggunya, dan hanya mampu menyebutnya dalam setiap sujudmu di dalam sholatmu.
dan semakin kesini, semakin kamu menyadari, bahwa ternyata hal itu sama sekali nggak worth it selama ini
orang yang kamu pertahankan, memilih yang lain
orang yang kamu pertahankan, tak pernah paham bagaimana rasanya mencintai teramat dalam.
dan akhirnya, tersadarlah kamu pada hari ini.
pada hari dimana kamu telah mampu melepaskan belenggumu
hari dimana kamu sudah tidak menyesal karena akhirnya memilih melepaskannya
hari dimana ketika namanya muncul di hadapanmu, kamu akan bersikap biasa saja.
hari dimana logikamu jauh bermain lebih baik daripada perasaanmu.

ketika salah satu temanmu menanyakan, kamu dengan mantapnya bisa menjawab ;
"kalau aku nuruti egoku, ini sudah tahun ke 3,5 aku bertahan sayang sama dia...tapi ketika kita pake logika, sebenarnya yang kita pertahankan ini sudah pergi jauh...jauh banget sampe kamu nggak mampu kejar. ya intinya, dia nggak worth it buat ditunggu".

mungkin akan kau lupakan
atau untuk dikenang.

jumat, 040315
pukul 13.30 - 14.00

Minggu, 22 Maret 2015

2015 ;page 81/365

ternyata, manusia mudah terkuasai rasa penasaran.
semakin ia penasaran akan sesuatu, semakin ia terus mencari. bahkan ia tak memedulikan waktu ; ia tidak keberatan untuk mencari jawabannya, walau butuh waktu bertahun-tahun.
dan tanpa ia sadari, ia telah melewatkan banyak hal.
tapi yang ia tahu pasti, ia tidak akan pernah menyesali hal itu.

dan yang ia sadari, selama hampir 3 tahun ini ia hanya terkuasai oleh rasa penasaran.
rasa penasaran bagaimana mencintai seseorang diam-diam
rasa penasaran sampai kapan batas kesabarannya selalu diuji.
dan di awal tahun 2015 ini, jawaban atas segala pertanyaan terjawab.
semuanya terbuka. beberapa hal yang menjadi beban pada 3 tahun itu, lepas sudah.
dan seketika, perasaan yang meletup-letup itu, menjadi padam.
tak ada lagi rasa penasaran
tak ada lagi rasa ingin kembali
dan tak ada lagi rasa untuk berjuang bersama
memperbaiki komitmen.

ya, semuanya selesai.
perasaan yang dulu begitu besarnya, beranjak memudar.
kemudian, ia menertawakan kebodohannya sendiri, terjebak sekian lama dengan perasaan semunya.
tetapi, kini ia tahu pasti kemana harus melangkah
tanpa perlu ia takut terhalangi oleh masa lalunya.

dan akhirnya
ia kembali menemukan kebahagiaan tanpa orang yang selama 3 tahun membuat hidupnya penuh dengan kegalauan.

Minggu, 04 Januari 2015

2015 ; page 4/365

ada waktu, dimana semua yang menjadi masalahku selama bertahun-tahun pada akhirnya terbaca jelas, bahkan terjawab pula apa yang menjadi misteri dalam kurun waktu lama.
ada waktu ketika semuanya terjawab, justru aku semakin meragu,
kemudian, aku mempertanyakan perasaanku sendiri
apakah masih tetap sama, atau sebenarnya dari dulu sudah hilang,
ataukah selama ini aku hanya menggengam angin ?

mungkin ada waktunya, aku harus belajar membaca perasaanku sendiri, bukan egoku.

Selasa, 30 Desember 2014

end year evaluation

hai, ternyata uda nggak kerasa ya udah ada di akhir tahun 2014.
rasanya cuweeeeepet banget. kayaknya baru kemarin gitu, akhir taun diribetin sama urusan event kampus (Maharu Cup 2013), yang every day kudu stay di depan laptop, mantengin proposal nunggu anggaran dana sama daftar panita yang nggak pasti-pasti...dan ternyata aku udah ada di akhir tahun lagi. 

kalo diliat dari awal, taun ini taun event buat aku. ya karena aku masuk di BEM Universitas, yang entah kenapa tahunku ini isinya acara-acara mulu. Dari awal tahun, uda ada 2 event, yang pertama SHC (Self Help Camp) yang merupakan program wajib dari fakultas yang juga alur skripsi (nih kalo mau tau SHC itu apa ), yang juga merupakan momen akhir angkatan 2011 bisa kumpul lengkap kayak gitu haha. terus seminggu kemudian, disusul Kongres XVI yang merupakan acaranya MPM tapi minta tolong beberapa anak BEM Univ buat jadi panitia, dan kebetulan aku juga jadi panitia ( click here ). Sempet juga sih ada liburan tipis-tipis sama gani ke Madura, yang waktu itu inget banget cuma modal GPS Tab nya Gani sama aku cuma bawa uang 25 ribu  (click here). Itu bulan Januari.
Terus Februari - Maret, sibuk-sibuknya sama event Maharu Cup. disini selain sibuk-sibuknya, juga mulai sering beda pendapat sama orang tua karena aku rempong buanget dan nyadar kalo quality time ku sama mereka terganggu rapat rapat dan rapat. (Maharu Cup 2013). Setelah rempong Maharu Cup itu, kembali dirempongkan sama Ubaya Games dari bulan Maret - Juni. Entah rasanya kalo mbayangin bulan itu, kok sanggup yaaa kayak gitu :))
Setelah itu dilanjut lagi sama LKMUS bulan Juninya. Daan....Langsung berhenti total semua kegiatan karena progjanya emang udah abis :)). Rasanya juga pas itu bingung sendiri pas nganggur. Biasanya ada aja yang dikerjain. Ini di rumah cuma tidur-tidur aja, sama main-main gaje gitu.

Setengah tahun sendiri dihabisin buat event kampus. Waktu itu juga sempet ayah udah ngancam kalo IPku turun, dan diluar dugaan IPku malah naik :)) dan sejak kepengurusanku di BEM selesai, perlahan hubunganku sama orang tua mulai membaik lagi.

menginjak semester 7, kehidupanku sudah kembali normal kayak awal-awal kuliah. No more event campus. No more rapat, walau harusnya masih ada tanggungan Laporan Pertanggung Jawaban sekarang. Karena aku dasarnya paling nggak bisa nganggur, akhirnya aku iseng daftar Asisten Mahasiswa dan keterima walau awalnya sempet dinyatakan nggak masuk :)). Selain itu juga sudah bisa sering jalan-jalan lagi sama temen-temen, bisa ngumpul-ngumpul bentar, walau sekarang juga sudah mulai ribet proposal skripsi. Terus juga sempet sih jadi panitia acara fakultas, yang emang wajib 2011 yang jadi panitianya. Pikirku karena ini tahun terakhirku yaudah ikut deh :)) sampe akhirnya aku ngerasa punya keluarga baru di saat sudah mau lulus semua :(( (all about 10,6). Selain acara fakultas, aku juga ikut kegiatan sosial lagi semacam Kelas Inspirasi. Namanya Project Sunlight dari Unilever. Excited buanget bisa ikut kegiatan sosial kayak gini lagi ( nih tentang project sunlight :D).

ya itu sih sepintas goal of life yang udah tak capai tahun ini. Kalo ditanya kehidupan pribadi..........tahun ini tahunnya 'naik-turun'. Selain ada masalah sama keluarga, masalah percintaan juga nggak jauh beda dari tahun 2013 kemarin. cuma bedanya, tahun ini kayaknya sudah bisa kontrol diri nggak galau-galauan atau drama lagi di media sosial. sempet juga punya beberapa cerita baru (pernah di share di blog tapi diapus lagi :)) ), tapi akhirnya ya tetep sama aja...akhirnya ya aku mikir lagi,mungkin masalah kayak gini harus dikesampingkan sampe bisa nemuin yang tepat.

kalo dibaca-baca kayak evaluasi acara ya :))) ya itu sih tahun 2014 ku ini. nggak berharap banyak buat tahun depan, asal diberi kesehatan dan kesempatan untuk memperbaikki diri itu sudah cukup buat aku

Thankyou 2014, Welcome 2015 ! :)

Sabtu, 20 Desember 2014

53 weeks ago.

gara-gara lagu kiss the rain-nya yiruma keputer random di laptopku, tiba-tiba pikiranku terlempar tepat setahun lalu, bulan desember juga. bulan dimana aku masih aktif ikut KRISNA (KRISNA itu semacam PAUD begitu, punya nya Psikologi Ubaya), dimana aku pegang buat kelas 3-6 SD. Tahun lalu, aku inget banget temanya KRISNA pas itu adalah bulan olahraga. otomatis, kita para pengajar harus ngajarin apa aja jenis-jenis olahraga, gimana ngelakuinnya *padahalsendirinyaogahogahanolahraga*. yang aku inget waktu itu kita ngajarin sepak bola, formasinya gimana. terus basket juga. entah apalagi aku lupa :))
nah setiap akhir kelas, sebelum mereka pulang, kita ngadain relaksasi. Sebenernya itu ide awalku yang pas itu buntu, mau ngapain akhir kelas. masa cuma berdoa aja. Kebetulan pas itu aku bawa laptop, terus nyari playlist lagu yang sekiranya relaks gitu. Nemulah lagu Yiruma yang Kiss The Rain itu. let me recall ya..kira-kira begini.
  "adik-adik...sebelum pulang kita relaksasi dulu ya..(kalo nggak salah aku ngomong relaksasi apa yoga, aku lupa...)..sekarang ambil posisi duduk bersila ya...kayak orang yoga di tv tv itu lho...." kataku gitu.
  "iya kak......" akhirnya semua anak ambil posisi duduk di bawah lantai, terus duduk sila.
  "oke....tarik nafas dalam-dalam....hembuskan...." kemudian suaraku semakin pelan. semuanya nglakuin apa yang tak perintahkan.
terus, aku buntu kan mau gimana lagi, akhirnya aku nyeletuk, "Coba adik-adik bayangkan wajah orang tua adik-adik...." what the.....kok kedengarannya kayak ESQ begini. tapi karena bingung mau ngomong apalagi, akhirnya aku nerusin aja...dan emang bener...jadinya kayak ESQ...kampret.
   "Coba adik-adik bayangkan kalau orang tua kalian nggak ada...meninggalkan kalian....." Kataku lagi. Terus aku ngeliat mereka ada yang mulai ngeluarin air mata...sialan ini niat relaksasi kok malah kayak gini. Terus ada salah satu temenku, Judith kalo nggak salah langsung bisikin aku. "Lik ini terlalu berat buat mereka...kalo mereka beneran bayangin terus stress sendiri gimana...", akhirnya aku ngalihin mereka ke hal yang lain yang nggak jauh dari topik orang tua..beberapa mereka masih ada yang nangis, bahkan terisak...astaga ngerasa bersalah gini ini -_____-
akhirnya, selesai juga sesi 3 menit-yang-nggak-jelas-itu. "Nah sudah selesai....kalian bisa praktekin di rumah kalau lagi capek kerjain tugas, atau sebelum tidur ya..." kataku, sambil senyum tanpa dosa. "Gimana rasanya, rileks nggak ?"
     "Rileks kak ! Tapi sedih kalau bayangin bapak ibuku meninggal..." Celetuk Intan, waktu itu. Merasa bersalah lagi,awak....
Akhirnya, tiba waktunya mereka pulang. Salah satu anak waktu itu bilang gini. "Kak minggu depan kayak gini lagi yaa...". 
Memang pada akhirnya 2 minggu terakhir pertemuan di bulan Desember setiap mau pulang mereka bakalan relaksasi kayak gitu. gak paham juga mereka jadi ketagihan :)) ampuni kakakmu yang sesat ini ya dik........
sampai aku keluar dari Krisna, kalau nggak salah awal-awal tahun ini, pas papasan sama mereka, mereka mesti bilang. "Lho kak Ully nggak Krisna lagi ya ? Kan pengen yoga kayak biasanya, kak..."Kalau nggak salah, Intan yang bilang gitu.

Btw, jadi kangen mereka :'). sukses ya adik-adik kesayangan kak ulik.
 

page 354/365

ada yang pernah bilang, kembali mengulang kisah lama dengan seseorang layaknya seperti membaca kembali sebuah novel dari chapter pertama, yang kita bakal tahu bagaimana endingnya.
akan ada kesempatan kedua untuk mengulang kesalahan yang sama.

dan aku, sepakat akan pernyataan itu.

Kamis, 18 Desember 2014

part 1 : volunteer of #projectsunlight #brightfuture PT Unilever

finally ! setelah sekian lama nggak ikut kegiatan di luar kampus, tanggal 10 & 15 Desember 2014 kemarin aku dapet kesempatan lagi buat ikut kegiatan sosial. kalo kegiatan sebelumnya, karena aku cuma mahasiswa jadi cuma bisa berpartisipasi jadi fotografer-yang-kredibilitasnya-ngabal, kali ini aku berkesempatan buat ngasih penyuluhan tentang hidup sehat, yang merupakan kegiatannya dari PT Unilever yang bertajuk #brightfuture #projectsunlight.

beberapa temen yang tau aku ikut program ini pada nanya "itu acara cuci piring tah?" ada juga yang "kamu jadi agen cuci piring tah ?" haha :)). sejujurnya awal ikut kegiatan ini iseng banget. lihat iklannya di TV, terus ada websitenya, akhirnya ku buka. setelah aku baca, ternyata programnya asik juga. ngasih penyuluhan ke anak-anak SD dan yang pastinya ketemu anak-anak yang lucu nan imut :3. daftar lah akhirnya aku dan beberapa hari kemudian dapat konfirm balasan dari pihak Spektra, semacam EO nya Unilever gitu. 

Kegiatan ini dimulai dari penyuluhan yang diadakan di Dinas Kesehatan tanggal 10 Desember kemarin. Ya penyuluhannya isinya gimana sih ngajarin anak-anaknya, terus penempatan dapet sekolah mana. Selain itu, lagi-lagi juga harus kenal sama orang baru. Ada beberapa temenku sama seniorku yang join disini, selain itu juga lumayan dapet temen baru :D xixi. Beberapa ada yang udah kerja, masih kuliah kayak aku. bahkan ibu-ibu pun juga ada. Kebayang nggak serunya tuh ?

and the day...aku kedapetan di SDI Iskandar Said, di daerah Kendangsari sana. kedapetan anak-anak kelas 5 SD, dan pas hari-H ketambahan dapet kelas 2 SD. Seneng sih...tapi emang usia-usia peralihan dari anak-anak ke remaja itu masa-masa mokongnya. Bayangin aja di saat aku sama mbak Iza (partnerku) njelasin, ada yang malah hafalan ayat -__-, yang cowok malah ngobrol sendiri. kesulitan awalnya emang disitu sih...tapi sejauh itu kami dapat ngehandle. Mereka juga excited sama materi yg diajarin. Ada malah yang udah tahu duluan pas kita belum njelasin.

mengutip kata-kata Dira, brand ambasador yang sering nongol di iklan itu, "Musuh kita adalah sikap apatis" itu benar adanya. Kadang kita terlalu menutup mata, nggak lihat keadaan sekitar. ternyata, masih banyak juga lho yang belum punya Kamar mandi layak, atau nggak kesulitan air bersih. Kalo dipikir-pikir emang bener, kalau nggak dari kita ya siapa lagi ? satu hal yang aku syukuri ikut kegiatan ini adalah ; masih banyak yang hidup berada di bawah kita. dan hendaknya emang kita harus banyak bersyukur.

ini sebagian foto-foto kita pas event #brightfuture #projectsunlight Indonesia ? Bisa !!




kata mbak iza berasa kembaranku :))







Kamis, 04 Desember 2014

hei, strangers.

kadang, jatuh cinta selucu itu.
atau entahlah, mungkin ini bukan cinta. hanya sekedar kekaguman biasa. layaknya kaum hawa mengagumi kaum adam. tak ada pretensi untuk memiliki. sesederhana itu.
bagaimana bisa kamu mengangumi seseorang sementara berjabat tanganpun tak pernah ?
bagaimana bisa kamu mengatakan dia menarik hatimu, sementara kamu tak pernah bertatap muka ?
bagaimana bisa kamu tersenyum sendiri ketika menemukan fotonya di sosial media, seolah kamu sepenuhnya memilikinya ?

dan inti dari semua pertanyaan itu adalah
bagaimana kamu bisa jatuh cinta kepada orang yang bahkan kamu tak pernah tahu rasanya berjabat tangan dengannya ?.

Senin, 24 November 2014

manusia manipulatif yang prioritasnya (sedikit) bertambah

akhir-akhir ini aku ngerasa jadi manusia paling manipulatif.
punya jam tidur yang sudah teratur (kembali). bangun pagi, mandi, ngampus. begitu setiap harinya. kalau pas libur ya libur. bisa jalan-jalan, entah sendiri atau bareng temen-temen.
seems so perfect, right ? 
tapi, rasanya ada sebagian yang hilang. nggak tahu apa. kalo masalah jodoh nggak usah ditanya deh. itu sih tiap hari ngerasa hilang soalnya belum menemukan tulang rusuknya :)) #tsaaah
tapi yang jelas, semakin hari kalo lagi sedih milih sendiri, jarang banget cerita sama temen-temen. akhir-akhir ini topik pembicaraan kita nggak jauh dari proposal skripsi. bayangin aja, tiap papasan entah di kantin, nongkrong di samping TU, atau nggak ketemu di luar kampus selalu pertanyaan sama "LIK P3MU GIMANA ? BAB 2 BAB 3 MU UDAH ?" *sengajadicapslook*.

ternyata, semakin bertambah umur prioritas kita ternyata juga semakin terlihat dan bertambah ya.
beberapa semester lalu, masih terobsesi banget ngikutin segala kegiatan kampus. puncaknya bisa gabung di BEM Universitas. Rasanya semacam udah goal of my life begitu. sekaligus berasa sudah 'kenyang' masalah birokrasi kampus atau tetek bengek organisasi lainnya. 2 semester ke belakang, masih sering nongkrong sama temen-temen meskipun kesibukan di BEM gila-gilaan, ngobrolin masalah hati. sampe dulu pernah pas perjalanan dari mojokerto ke tretes sepanjang jalan nyurhatin masalah hati, sampe nangis campur ketawa jadi satu. dikit-dikit juga, kalo ada apa-apa langsung sambat, sedih. yang inilah yang itulah.

ternyata semakin kesini, nengok yang kemarin-kemarin ternyata aku rapuh banget. masalah yang dulu-dulu nggak ada apa-apanya dibandingin hari ini. sekarang kalo sedih ya akhirnya milih mendam sendiri. dengerin lagu sampe nangis. kalo nggak kepepet banget ya bakalan baru cerita. intinya sempet alay gara-gara cinta dan menganggap itu masalah berat. and sooooo yesterday. 
jadi kalau mungkin sekarang orang tanya gimana masalah hati, mungkin jawaban "nggak tahu" yang bakalan keluar dari mulut ini.

ya emang nggak tahu hati ini gimana -__-
biar Tuhan aja yang atur
jadinya gajelas btw.
selamat malam :3

Jumat, 21 November 2014

kelima

sudah sekian lama berlalu, teramat sangat lama.
dan nyatanya kami bisa. hidup sendiri-sendiri, hidup dengan kehidupan yang lain, serta dengan orang-orang lain.
dan ini kali kelimanya, melewati tanggal dan bulan yang bulan sama. yang berbeda hanyalah deretan angka yang selalu berganti. awalnya berganti pada digit ketiga dan keempat, kemudian berlanjut hanya pada digit keempat.
selamat, kita bisa.
kita bisa menciptakan kehidupan kita masing-masing. dengan masa lalu sebagai pembelajaran dan motivasi untuk tidak kembali jatuh pada lubang yang sama.

selamat,
selamat menjadi individu baru untuk kita berdua.

Senin, 17 November 2014

keseharian dan kopi.

btw, ini kedua kalinya aku bermasalah sama kaki dalam 2 bulan terakhir ini.
yang pertama, kaki kanan dengan cantiknya keplindes rodanya pager kantor ayah. itu udah bikin hampir 3 minggu ke kampus rasanya kesiksa. jalan kudu pelan, dan...wes nggak tahu lah ya rasanya itu sesuatu.
dan ini sudah jalan 4 hari, tiba-tiba kaki kiri mengalami kasus yang sama kayak kaki kanan..cuma tanpa sebab. tiba-tiba luka dan kalo dibuat jalan sakit :' ayah bilang sih mungkin kegaruk. tapi tadi beberapa temen ngomong kayaknya gulaku lagi naik. udah gitu ada turunan diabetes dari bapaknya ayah, dan potensi kena keturunan di bawahnya besar....dan itu bikin aku sedih.

"coba kurangin minum manis lik..apalagi minum kopi sachetan..." kata reny tadi. rasanya pengen bilang ke reny 'tenggelamkan hayati di rawa-rawa aja,ren...'
akhir-akhir ini aku konsumtif sama kopi. semacam kecanduan sejak 2 bulan terakhir. sejak dapet card member starbucks dari madam, satu bulan ini sudah ada 3 kali ke starbucks sendirian buat ngopi sendiri. kadang kalau pagi nunggu kelas gitu, biasanya juga ngopi di indomaret poin, kalo nggak pas lagi males ke indo poin, ngopi di kantin mbak duk. juara banget kopi hitamnya #jadipromosi. cuma pas di rumah aja nggak ngopi, soalnya nggak cocok sama kopi orang rumah. terlalu manis. aku kan udah manis #halahalah
rasanya kayak udah kebutuhan minum kopi. semacam 'lari dari masalah' sejenak. pas lagi sedih, dibuat ngopi abis itu plong. lagi sumpek sama kerjaan kampus, minum kopi jadi semangat lagi. dari dulu suka kopi sih, tapi nggak se konsumtif ini. terus jadi mikir, kayaknya emang akhir-akhir ini lagi baper banget. makanya jumlah dosis cafeine yang masuk dalam tubuh juga banyak. dan buat ngilangin itu susah banget.

jadi inget cuplikan novel couplelove begini "dan jangan lupa kopi adalah candu".... dan itu bener bgt </3

sama halnya kayak ngilangin sakit atau kenangan masa lalu. ternyata juga nggak semudah ngilangin kebiasaan ngopi. sama-sama candunya sih #tetepaja.
entah, nggak bayangin hidup sementara tanpa caffeine.
yhaaaa....semoga kuat deh.


sekian curhat random saya. semoga saya cepat sembuh dan bab 2-3 kelar dengan cepat. adieu !